Sebagai upaya peningkatan kualitas penelitian, Fakultas Teknik (FT) mengadakan workshop dengan tema “Workshop Research on Water table Mapping Study Remote Sensing (RS)/ Geographic Informatiom System (GIS) Technology in Semarang City” di gedung V lantai 6.

Adapun kegiatan ini menghadirkan pakar Geologi Prof. Magaly Koch dari Universitas Boston, USA dan Asc Prof Dr Ahmed El-Sayed Gaber dari Port Said University, Mesir.

Kegiatan ini diikuti oleh instansi pemerintah, akademisi dan mahasiswa. Menurut Bambang Sudarmanto ST MT selaku ketua penyelenggara “Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya mengadakan kerjasama penelitian. Periodenya berlangsung selama 5 tahun, diharapkan kedepan dapat membenahi pengelolaan air tanah di kota Semarang”.

Kegiatan diakhiridengan penandatanganan Letter of Intensdan Research Acknowlegment oleh Rektor USM, Andy Kridasusila SE MM dengan Prof Magaly Koch dan Prof Dr Ahmed El-Sayed Gaber.

Penelitian ini merupakan bentuk implementasi dan action dari inisiasi kerjasama dengan Boston University, USA. “Penelitian ini diharapkan dapat juga dimanfaatkan oleh progdi atau disiplin ilmu lainnya, sehingga banyak pula kontribusi ilmu yang dapat memunculkan temuan-temuan yang inovatif”, ujar Rektor USM, Andy Kridasusila SE MM.

“Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk dapat meningkatkan jumlah publikasi artikel/ jurnal Internasional, dan lebih luas lagi penelitian ini juga diharapkan dapat menjawab permasalahan di kota Semarang.”, paparnya.

Tim yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 15 orang yang terdiri dari dosen, mahasiswa dan praktisi. Semua personel tersebut terdiri dari beberapa disiplin ilmu yang berbeda, tak hanya dari Geologi namun juga tata kota, remote sensing dan juga penginderaan.

Kegiatan pada batch pertama dimulai dengan diskusi oleh peneliti lapangan, advisor, pihak Universitas dan praktisi.Agenda selajutnya, tim menuju ke lapangan dalam kegiatan fieldtrip untuk mengunjungi 15 lokasi penelitian yang tersebar diseluruh kota Semarang.

Kuliah sore: Fakultas Teknik hadirkan pakar Geologi Internasional