Menkominfo, Rudiantara Hadiri Gelaran Harmoni Indonesia di USM


Semarang – Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Universitas Semarang (USM) dan Penggerak Budaya Nusantara menggelar kegiatan Harmoni Indonesia di halaman Gelora USM, Minggu , 18 Februari 2018.

Merupakan sebuah kehormatan bagi tuan rumah, USM,  kedatangan narasumber Menteri Kominfo Rudiantara, Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Idrajit, dan beberapa narasumber lainnya dengan moderator dalang Purwadi untuk gelaran dialog Budaya Rakyat dan Doa untuk Negeri.

Uniknya dialog budaya tersebut digelar di depan kelir lengkap dengan wayang-wayang. Purwadi memandu talkshow dengan memainkan wayang kulit dengan lakon Rukmo Hisworo.

Dalam kesempatan ini, Menteri Kominfo Rudiantara kembali mengingatkan masyarakat tentang beberapa hal terkait dengan perkembangan tehnologi era modern ini.

“Pertama saya ingin mengingatkan masyarakat jangan lupa daftarkan kartu perdana pra bayar anda karena paling lambat nanti akhir bulan Februari ini. Jangan sampai diblokir lo kartunya,” ujarnya yang disampaikan dipanggung utama di sebelah Dalang ki Purwadi dari Jogjakarta.

Selanjutnya, lanjut Menkominfo, soal peredaran berita Hoax yang saat ini merajalela di tengah masyarakat modern. Masyarakat pun diminta untuk dapat berpikir cerdas manakala ada informasi yang bersifat menjelekan seseorang, golongan maupun institusi.

“Kita sebagai umat Islam sudah diajarkan untuk tabayyun, atau mengklarifikasi mencari kebenaran yang ada dari berita tersebut (Hoax). Jangan sampai sudah tidak benar infonya, merugikan orang lain, eh malah dengan mudah kita men share (membagikan) informasi tersebut. Dalihnya “Dapat dari grup tetangga” itu tidak boleh,” ujarnya.

Sementara itu Dirjen IKP Rosarita Niken Widiastuti menambahkan, pelaksanaan Harmoni Indonesia ini akan di gelar di seluruh Provinsi di Indonesia.

“Kita rutin melaksanakan kegiatan ini dengan tujuan untuk mensosialisasikan program dan pemahaman ke masyarakat tentang banyak hal. Mulai dari kegiatan Program pemerintah hingga pemahaman masyarakat soal Hoax. Ditahun ini kita sudah dua kali selanjutnya nanti di Malang (Jatim),” jelasnya.

Sementara itu Rektor USM, Andy Kridasusila SE MM berharap dengan adanya gelaran dialog Budaya Rakyat dan Doa untuk Negeri ini dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama di Semarang Jawa Tengah, terlebih lagi yang berada di sekitar USM.

“Suatu kehormatan tentunya bagi saya pribadi dan USM dapat berkesempatan menjadi Tuan Rumah dalam gelaran acara ini, semoga gelaran ini menjadi gelaran yang bermanfaat bagi masyarakat dalam penyebaran informasi yang dilakukan tim Kementrian Komunikasi dan Informatika “.